Tugas Pokok dan Fungsi  

Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 55 Tahun 2008,  Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat ditetapkan adalah sebagai berikut:

  • Tugas Pokok

Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintah provinsi di bidang pertambangan dan energi, melaksanakan tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diserahkan oleh Gubernur sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  •  Fungsi

Dalam melaksanakan tugas dimaksud Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat mempunyai fungsi sebagai berikut :

  • Perumusan kebijakan teknis di bidang mineral, batu bara, panas bumi, dan air tanah; geologi; serta ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang bidang mineral, batu bara, panas bumi, dan air tanah; geologi; serta ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Pelaksanaan tugas di bidang mineral, batu bara, panas bumi, dan air tanah; geologi; serta ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di bidang mineral, batu bara, panas bumi, dan air tanah; geologi; serta ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan tugas dan fungsi di bidang mineral, batu bara, panas bumi, dan air tanah; geologi; serta ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Pelaksanaan perizinan dan pelayanan umum di bidang pertambangan dan energi;
  • Pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan, dan asset, serta urusan umum di lingkungan dinas pertambangan dan energi;
  • Pelaksanaan tugas dekonsentrasi, tugas pembantuan dan tugas lainnya di bidang pertambangan dan energi yang diserahkan oleh Gubernur.

 

  • Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat sebagaimana Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 55 Tahun 2008 tentang  Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat, (Lampiran 1. Struktur Organisasi Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat), terdiri dari:

  1. Kepala Dinas

Kepala Dinas adalah unsur pimpinan yang mempunyai tugas memimpin, membina, mengkoordinasikan, memfasilitasi, menyelenggarakan, mengawasi, mengevaluasi dan mengendalikan kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi sesuai Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

Untuk melaksanakan tugasnya, Kepala Dinas mempunyai fungsi:

  • Penetapan program kerja di bidang pertambangan dan energi sebagai bahan pelaksanaan tugas;
  • Perumusan kebijakan teknis di bidang pertambangan dan energi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Perkoordinasian dan fasilitasi kegiatan di bidang pertambangan dan energi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Pengendalian kegiatan di bidang pertambangan dan energi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Pembinaan dan pengawasan pelaksanaan tugas dan fungsi bidang pertambangan dan energi pada Kabupaten/Kota;
  • Pemberian perijinan dan pelayanan umum bidang pertambangan dan energi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Pemberian saran dan pertimbangan kepada Gubernur berkenaan dengan kebijakan bidang pertambangan dan energi;
  • Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di bidang pertambangan dan energi berdasarkan program kerja yang ditetapkan;
  • Pelaksanaan tugas dekonsentrasi, tugas pembantuan dan tugas lainnya di bidang pertambangan dan energi yang diserahkan oleh Gubernur;

 

  1. Sekretariat
  • Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas, mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis bidang penyusunan rencana kerja, monitoring dan evaluasi, rencana strategis, administrasi kepegawaian, umum serta pengelolaan keuangan dan asset.

 

  •  Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Sekretaris mempunyai fungsi :

(1)     Penyusunan kerja kerja di lingkungan sekretariat;

(2)     Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang penyusunan rencana kerja, monitoring dan evaluasi;

(3)     Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang umum dan aparatur;

(4)     Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang pengelolaan keuangan dan asset;

(5)     Pengawasan terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di lingkungan sekretariat;

(6)     Pengkoordinasian dan fasilitasi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di lingkungan sekretariat;

(7)     Penyelarasan dan kompilasi penyusunan rencana kerja, monitoring dan evalusai di lingkungan Dinas Pertambangan dan Energi sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku;

(8)     Pelaksanaan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pengelolaan keuangan, asset, kepegawaian, tata usaha umum, organisasi dan tatalaksana di lingkungan dinas sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku;

(9)     Pemberian saran dan pertimbangan kepada kepala dinas berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi di bidang sekretariat;

(10)   Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di lingkungan dinas;

(11)   Pelaksanaan tugas lain di bidang kesekretariatan yang diserahkan oleh Kepala Dinas sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

 

           Sekretariat membawahi:

(1).    Sub Bagian Rencana Kerja, Monitoring dan Evaluasi; mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis penyusunan rencana kerja, rencana strategis, monitoring dan evaluasi.

(2).    Sub Bagian  Umum dan Aparatur; mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis bidang administrasi kepegawaian, organisasi dan tatalaksana, serta urusan umum.

(3).    Sub Bagian Keuangan dan Asset; mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang pengelolaan keuangan dan asset.

 

  1. Bidang Geologi
  • Bidang Geologi dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas, mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan teknis di bidang laboratorium geologi; sumber daya geologi; serta mitigasi bencana geologi dan tata lingkungan;
  • Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Bidang Geologi mempunyai fungsi :
  • Penyusunan program rencana kerja di Bidang Geologi;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang laboratorium geologi;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang sumber daya geologi;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang mitigasi bencana geologi dan tata lingkungan;
  • Pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang geologi;
  • Pengkoordinasian dan fasilitasi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di bidang geologi;
  • Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang geologi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Pembinaan dan pengawasan di bidang geologi pada Kabupaten/Kota;
  • Pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Dinas berkenaan tugas dan fungsi di bidang geologi;
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang geologi;
  • Pelaksanaan tugas lain di bidang geologi yang dierahkan oleh Kepala Dinas.

 

Bidang Geologi membawahi:

  • Seksi Laboratorium Geologi, mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang laboratorium geologi;
  • Seksi Sumber Daya Geologi, mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang sumber daya geologi;
  • Seksi Mitigasi Bencana Geologi dan Tata Lingkungan, mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang mitigasi bencana geologi dan tata lingkungan.

 

  1. Bidang Mineral, Batu Bara, Panas Bumi dan Air Tanah
  • Bidang Mineral, Batu Bara, Panas Bumi dan Air Tanah dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas, mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang pengembangan pengusahaan; pengamanan teknis dan keselamatan kerja; serta konservasi;
  • Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Mineral, Batu Bara, Panas Bumi dan Air Tanah mempunyai fungsi :
  • Penyusunan program rencana kerja di Bidang Mineral, Batu Bara, Panas Bumi dan Air Tanah;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang pengembangan pengusahaan mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang pengamanan teknis dan keselamatan kerja;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis konservasi mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah;
  • Pengawasan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah;
  • Pengkoordinasian dan fasilitasi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di bidang mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah;
  • Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Pembinaan dan pengawasan di bidang mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah pada Kabupaten/Kota;
  • Pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Dinas berkenan dengan tugas pokok dan fungsi di bidang mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah;
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah;
  • Pelaksanaan tugas lain di bidang mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah yang diserahkan oleh Kepala Dinas.

 

Bidang Mineral, Batu Bara, Panas Bumi dan Air Tanah membawahi:

  • Seksi Pengembangan Pengusahaan, mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan pengusahaan mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah.
  • Seksi Pengamanan Teknis dan Keselamatan Kerja, mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang pengamana teknis dan keselamatan kerja.
  • Seksi Konservasi, mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang konservasi mineral, batu bara, panas bumi dan air tanah.

 

 

  1. Bidang Ketenagalistrikan, Minyak dan Gas Bumi
  • Bidang Ketenagalistrikan, Minyak dan Gas Bumi dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas, mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan teknis di bidang ketenagalistrikan, pengusahaan dan konservasi energi, serta pengusahaan, pengawasan minyak dan gas bumi;
  • Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Ketenagalistrikan dan Pemanfaatan Energi mempunyai fungsi :
  • Penyusunan program kerja di Bidang Ketenagalistrikan, Minyak dan Gas Bumi;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijkan teknis di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang pengusahaan dan konservasi energi;
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang pengusahaan, pengawasan minyak dan gas bumi;
  • Pengawasan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Pengkoordinasian dan fasilitasi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Pembinaan dan pengawasan di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi pada Kabupaten/Kota;
  • Pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Dinas berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
  • Pelaksanaan tugas lain di bidang ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi yang diserahkan oleh Kepala Dinas.

 

Bidang Ketenagalistrikan, Minyak dan Gas Bumi membawahi:

  • Seksi Seksi Ketenagalistrikan; mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang ketenagalistrikan.
  • Seksi Pengusahaan dan Konservasi Energi; mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang pengusahaan dan konservasi energi.
  • Seksi Pengusahaan dan Pengawasan Minyak dan Gas Bumi; mempunyai tugas mengumpul, mengolah dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang pengusahaan dan pengawasan minyak dan gas bumi.

 

  1. Kelompok Jabatan Fungsional
  • Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan teknis tertentu berdasarkan keahlian dan keterampilan;
  • Jabatan fungsional dipimpin oleh pejabat fungsional senior yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris;
  • Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah Pegawai Negeri Sipil dalam jenjang jabatan tertentu berdasarkan bidang keahlian dan keterampilan tertentu;
  • Jenis jabatan fungsional dan jumlah pemegang jabatan fungsional akan ditetapkan lebih lanjut dengan Peraturan Gubernur berdasarkan formasi melalui analisis jabatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *